pemimpin indonesia tahu sedekah tapi tidak mau rugi

Calon pemimpin kalau di tanya tentang sedekah pasti pada tau mau di kali lipatkan berapa ? serempak akan mengatakan 10 kali lipat. menurut ajaran agama islam. tapi kenapa ketika berkampanye bersedekah setelah dapat kekuasaan suka pengen balik modal.

sedikit berkisah saja dulu sobat luar otak, semoga tidak terjadi di daerah sobat -sobat semuanya ya.

Ketika pemilihan kepala desa, pemerintahaan di sebuah desa yang bisa di katakan cangkupan kecil dan tidak berdampak besar tapi alangkah kagetnya bukan main, ketika saya mendengar banyak calon kepala desa yang bisa menghabiskan uang sampai Rp. 300.000.000,- hanya demi sebuah jabatan kepala desa. wow luar biasa bukan modal pertempuran menjadi kepala desa saja besar sekali.

Saya coba cari tau kemana kah uang sebanyak itu pergi, ternyata hampir dari 70 % itu di bagikan begitu saja ( money politic) dan alangkah asiknya di daerah saya nih bagi duit ini sudah lumrah terjadi.

tim sukses para calon masing-masing yang akan membagikan uang pada masyarakat ke rumah-rumah pada waktu subuh¬†“Orang kampung bilang SERANGAN FAJAR !!” lewat rumah – rumah di pagi buta. wow mirip perang zaman dulu ya……

Kurangnya pewangasan di tinggat pemilihan kepala desa, menyebabkan money politik adalah hal biasa dan bukan hal yang aneh…..

mengutip kata pak Jokowi ” mari kita benahi perkampungan dahulu “

saya berharap ketegasaan dan tindakan tidak hanya pada pemilihan bupati/wali kota, gubenur, caleg atau pun presiden saja tapi mari kita benahi bersama bagaimana pemilihan ini bisa seadil-adilnya mendidik masyarakat di tingkat terbawah dahulu,

mengutip kata-kata saya hehe….” Benahi dasar agar kuat atap”

saya hanya menulis kesalahaan adalah milik saya, kebaikan hanya milik tuhan sepenuhnya. jadi apabila ada yang tersinggung mohon di maapkan.

tak ada kekuatan untuk menyampaikan ini ketingkat yang bersangkutan jadi penulis hanya bisa menulis saja, ada kiranya yang mau bantu menyampaikan isi tulisan penulis ini penulis mengucapkan berterima kasih banyak.

salah tegur saya, agar menjadi terus belajar menjadi lebih baik.

terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s